Why UMM?
2019 adalah tahun masuk saya di UMM. Persiapan berkas, lalu mendaftar, melakukan tes masuk, pengumuman lolos tes, pindah dari kota asal saya Jakarta menuju Malang, P2KK, hingga masa orientasi. Semuanya saya lakukan dengan suka cita. Tapi yang menjadi pertanyaan adalah, kenapa UMM? Kenapa tidak kampus lain di Jakarta? Sering sekali pertanyaan-pertanyaan itu saya dengar saat masih menjadi mahasiswa baru, jawaban saya selalu sama "Bosan di Jakarta terus". Tapi memang benar, itu salah satu alasan utama saya memilih Malang dan UMM. Alasan utama lainnya tentu karena UMM berada di kawasan yang dingin dan dikelilingi pemandangan indah. Oh, sepertinya alasan kedua masuk sub alasan untuk alasan pertama, bosan di Jakarta, hehehe. Tapi memang benar, posisi UMM sangat ideal untuk saya yang dari lahir hingga besar hidup di kota besar. Bagi saya, ini satu keunikan yang tidak semua kampus miliki, bahkan kampus lain di Malang. Alasan itu terdengar terlalu sederhana dan kekanakan untuk sebuah...